equityworld-surabaya’s blog

PT. Equityworld Futures Cabang Surabaya merupakan salah satu cabang PT Equity World Futures, Perusahaan anggota Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) yang resmi berdiri pada tahun 2005. Perusahaan telah berkembang pesat seiring meningkatnya m

Equity World Surabaya : Saham Asia Naik Tunggu Data Penjualan Ritel AS

f:id:equityworld-surabaya:20180521114743j:plain

Equity World Surabaya - Saham Asia beringsut naik pada hari Selasa karena para pedagang menunggu data penjualan ritel AS dan lebih banyak pendapatan perusahaan untuk mengukur kesehatan ekonomi terbesar dunia, dengan pasar tetap fokus pada kemungkinan penurunan suku bunga AS pada akhir bulan.

Investor lega dengan mendorong data ekonomi China pada hari sebelumnya, meskipun tekanan luas di bisnis global dan investasi dari gesekan perdagangan Sino-A.S. dan perlambatan pertumbuhan dunia memperkuat harapan pelonggaran kebijakan oleh bank sentral utama.

Data A.S. pada hari Selasa diperkirakan menunjukkan bahwa penjualan ritel naik 0,1% pada bulan Juni, menurut estimasi median ekonom yang disurvei oleh Reuters. Tetapi penurunan marjin bunga bersih yang dilaporkan oleh Citigroup dalam laporan triwulanan campurannya menggarisbawahi risiko bagi perusahaan keuangan di lingkungan suku bunga yang lebih rendah.

Penurunan itu sebagian dibayangi angka laba yang lebih baik dari perkiraan, memicu jatuhnya saham bank lain di tengah kekhawatiran bahwa hal itu akan menunjukkan keuntungan yang lebih rendah di seluruh industri.

"Jelas risiko terbesar untuk reli terbaru adalah musim pendapatan," kata Ryan Felsman, ekonom senior di CommSec di Sydney.

baca
Equity World Surabaya : Investor Tunggu Musim Laporan Pendapatan Kuartal Kedua

Tanda-tanda ketegangan perdagangan membebani laba perusahaan dan dampak memudar dari pemotongan pajak akan menggarisbawahi kekhawatiran Federal Reserve A.S. atas pelambatan investasi bisnis, katanya.

"Itu menambah narasi kekhawatiran seputar ekonomi global, perlambatan ekonomi AS, tetapi juga perlunya potensi penurunan suku bunga yang lebih agresif dari The Fed untuk mendukung ekonomi AS ke depan," kata Felsman.

 

news edited by Equity World Surabaya